Connect with us

Berita

Kisah Prajurit Yonif 514 Evakuasi Pendaki Tewas

Diterbitkan

||

Berdoa sebelum bergerak (sam)
Berdoa sebelum bergerak (sam)

Memontum Bondowoso – Ditemukannya jasad almarhum Multazam, tidak lepas dari perjuangan prajurit TNI Yonif R 514/SY Divif 2 Kostrad dalam pencariannya. Atas perintah Danyonif Mayor Inf Sumardi, SE, M.Si, pasukannya langsung bergerak.

Pasiintel, Lettu Inf Kuncoro Mukti Utomo, STHan, langsung berkoordinasi dengan Kepala BPBD Bondowoso untuk melaksanakan pencarian korban Multazam (18), Pelajar kelas XII SMU 1 Tenggarang.

Persiapan tim sebelum berangkat sasaran (sam)

Persiapan tim sebelum berangkat sasaran (sam)

“Setelah mendapat perintah dari pimpinan, kami langsung menyiapkan personel dan perlengkapan mountaineering untuk mendukung pencarian dan evakuasi warga gang Lapas ini,” kata Mukti.

Dipimpin Lettu Inf Agung Eko, jam 13.30 22 pasukan bergerakan menuju Gunung Piramid. Berbekal informasi dari teman almarhum saat mendaki, Koptu Samuri dan Pratu Steven turun ke jurang.

“Kedua prajurit menggunakan tali pengaman berupa karmantel dan perlengkapan mountainering turun menuju titik jatuhnya korban. Keduanya dipandu oleh Pasiops,” kata Agung pada Memo X.

Medannya, kata Agung, curam dan berbahaya. Namun tidak menyurutkan nyali kedua pasukan 514. Tim ahirnya berhasil menemukan korban yang tersangkut di pohon, yang kanan kirinya ditumbuhi semak belukar.

Ditambahkan, kondisi mayat korban tertelungkup dan sudah meninggal dunia. Kemudian pasukan kami melakukan koordinasi Tim evakuasi dari Basarnas untuk mengirimkan kantong jenazah ke dasar jurang. Kondisi medan yang sangat curam, menyebabkan proses evakuasi memakan waktu cukup lama.

Baca : Gunung Piramid Minta‘Tumbal’ Lagi

Dengan susah payah prajurit Yonif R 514/SY dan Tim SAR dibantu dari jajaran Kodim 0822 Bondowoso, Polres Bondowoso dan Kompi Brimob menyusuri sungai di dasar jurang menuju jalur evakuasi.

“Jam 23.45, Tim evakuasi sampai di titik jemput. Korban dievakuasi oleh tim kesehatan dan dibawa ke Kamar Mayat RSD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk dilakukan visum,” pungkasnya. (sam/mzm)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending