Connect with us

Pemerintahan

Dispertan Belum Siap Operasikan PHT Silolembu

Diterbitkan

||

Plt Kepala Dispertan, H. Moh. Halil belum siap jalankan permintaan Komisi II. (sam)
Plt Kepala Dispertan, H. Moh. Halil belum siap jalankan permintaan Komisi II. (sam)

Memontum Bondowoso – Desakan Komisi II DPRD Kabupaten Bondowoso agar Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) mengoperasikan Pasar Hewan Terpadu (PHT) yang berlokasi di Desa Silolembu Kecamatan Curahdami tidak akan terlaksana.

Sebelumnya diberitakan, wakil rakyat ini meminta agar PHT yang sudah menelan anggaran Rp 10M dipindah tahun ini dari Kelurahan Kademangan Kecamatan Bondowoso ke Desa Silolembu.

Ketidaksiapan pindah ke PHT Desa Silolembu disampaikan oleh Plt Kepala Dispertan, H. Moh. Halil kepada sejumlah wartawan. Bahwan tahun ini PHT belum bisa dioperasikan. “Bagaimana bisa ditempati mas, sekarang kan masih dalam proses pembangunan. Kalau sudah selesai pasti ditempati, itu komitmen Dispertan,” kata Halil, rabu (30/9/2020).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan ini menambahkan, Disperta mengajukan Rp 22M, yang sudah direlisasikan 50%. Kontraktor yang menangani, menawar 67% dari Pagu anggaran. Halil memastikan, fasilitas PHT aman. Apalagi saat ini sudah mulai dikerjakan lagi. Saya berharap pembangunannya selesai tepat waktu, sehingga PHT segera ditempati.

Ditambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terhadap pedagang ternak bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag). Agar mereka bersedia pindah, kalau PHT sudah dioperasikan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II, A. Mansur, SH, MH meminta kepada Dispertan, PHT segera ditempati. Permintaan itu disampaikan tahun kemarin, agar tahun ini PHT ditempati.

“Kami menyetujui penambahan anggaran Rp 2,5M, karena saat itu Disperta bersedia menempati PHT tahun ini. Ternyata bohong, kalau minta tambahan anggaran lagi, kami pertimbangkan,” kata Mansur. (sam/mzm)  

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending