Connect with us

Pendidikan

SMKN 1 Wringin Bondowoso, Gelar Lokakarya Pengembangan Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Diterbitkan

||

SMKN 1 Wringin Bondowoso, Gelar Lokakarya Pengembangan Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Memontum Bondowoso – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 01 Wringin Bondowoso Jawa-Timur menggelar lokakarya Pengembangan Produk Kreatif dan Kewirausahaan Tahun 2019.Kegiatan berlangsung di gedung SMKN.01 Wringin dan diikuti oleh siswa -siswi kelas XI dan Kelas XII yang sudah dipilih untuk menjalan usaha, Jum’at 8/11/2019.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, dan hadir sebagai pemateri H Muhlis Adi Rangkul Owner Kopi Bulan Madu.

Rohmawati S.Pd,M.Pd,Kepala Sekolah SMKN.01 Wringin (foto dul Memontum, Bondowoso)

Rohmawati S.Pd,M.Pd,Kepala Sekolah SMKN.01 Wringin (foto dul Memontum, Bondowoso)

Kepala SMKN 1 Wringin Bondowoso Rohmawati S.Pd,M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan lokakarya bertujuan menciptakan siswa-siswi yang memiliki sumber daya manusia yang handal di bidang kewirausahaan.

“Lokakarya seperti ini merupakan pendidikan yang sangat penting bagi anak-anak. Setiap tahun di seluruh Indonesia lulusan SMK mencapai 1,5 juta sedangkan penyediaan lapangan kerja hanya 200 ribu. Sisanya mau kemana? Saya tidak ingin lulusan SMKN 1 Wringin setelah lulus nanti jadi pengangguran. Oleh karena itu pengetahuan Siswa tentang kewirausahaan perlu diperkuat mulai di bangku sekolah. Hingga setelah lulus nanti tidak kebingungan mencari kerja,” ujar Rohmawati dalam sambutannya di pembukaan lokakarya.

Lebih lanjut Rohmawati menyampaikan bahwa ujian berat itu bukan di bangku sekolah tetapi ujian yang sebenarnya adalah nanti setelah siswa -siswi lulus.

“Oleh karena itu, ini menjadi tugas kami para guru yang diberi amanah untuk mendidik. Sehingga siswa memiliki bekal yang kuat nantinya,” katanya.

Diakui juga, sebelum digelar lokakarya, terlebih dahulu SMKN 01 Wringin membawa perwakilan siswa dan siswi study banding ke SMKN Tlogosari.

“Saya berharap siswa SMKN 1 Wringin memiliki usaha yang dijalankan oleh siswa sendiri. Siswa memiliki jenis usaha sesuai bidang keahlian, siswa juga diperbolehkan memasang produk dan jasa lintas keahlian sesuai minat dan hobi yang memiliki nilai ekonomis. Dengan catatan usaha dikelola oleh siswa. Baik proses pemasaran dan pengelolaan usaha,” harapan Rohmawati mengakhiri sambutannya.

Di tempat yang sama, Budi Wijaya,S.AB, Guru Pembimbing mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan menyebutkan bahwa banyak produk unggulan yang dihasilkan siswa-siswi SMKN 1 Wringin. Diantaranya running text, amplifier, batik, cutting sticker, konveksi dan sablon, servis komputer dan jaringan serta servis elektronik. (dul/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending