Bondowoso

Tiga Nama Calon Sekda Bondowoso Diumumkan, Legislatif Ingatkan Kapabilitas Sekda

Diterbitkan

-

Tiga Nama Calon Sekda Bondowoso Diumumkan, Legislatif Ingatkan Kapabilitas Sekda

Memontum Bondowoso – Setelah mengalami penundaan, akhirnya tiga nama calon Sekda Bondowoso, diumumkan panitia seleksi (Pansel), Sabtu (05/03/2022) tadi. Dari rilis yang dimunculkan, diketahui satu dari tiga nama yang dinyatakan lolos, adalah pejabat dari Kabupaten Lumajang.

Berdasarkan urutan abjad, panitia merilis tiga nama masing-masing Drs Bambang Soekwanto MM yang saat ini menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang. Kemudian, Muhammad Asnawi Sabil, SAg MSi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bondowoso. Terakhir, Drs Sigit Purnomo MM, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bondowoso.

Ketiga pejabat tersebut, seperti diketahui berhasil menyingkirkan ke-11 pelamar Sekda lainnya. Dari hasil itu, nantinya Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, yang akan memilih satu dari tiga kandidat tersebut.

Wakil Ketua DPRD Bondowoso, H Supriadi SE, merespon pengumuman itu meminta agar bupati bertindak bijak. Artinya, bisa memilih produk dalam negeri atau pejabat di lingkungan Pemkab Bondowoso. Dengan alasan, kalau dari luar Bondowoso, masih belum tentu paham dan tahu tradisi birokrasi Bondowoso.

Advertisement

“Bupati harus cermat dalam memilih Sekda. Selain harus yakin, tentunya jangan sampai ada intervensi dari pihak manapun,” kata Supriadi, Sabtu (05/03/2022).

Baca juga :

Sebab, tambahnya, ketika salah memilih, maka yang menjadi korban juga warga Kabupaten Bondowoso. Jadi, pengalaman yang sudah-sudah, bisa menjadi perhatian.

Masukan serupa, pun juga muncul dari Ketua Komisi I DPRD Bondowoso, H Tohari SAg. Dirinya berharap, Bupati Bondowoso dalam memilih Sekda, sesuai hati nurani dan keyakinannya, tanpa terpengaruh intervensi dari pihak manapun.

“Pilihlah Sekda yang menurut keyakinan Bupati bisa menata birokrasi Pemkab Bondowoso. Ini penting untuk peningkatakan kwalitas pelayanan pada masyarakat,” kata Tohari, Sabtu (05/03/2022).

Advertisement

Sebab, lanjutnya, sudah setahun Pemkab Bondowoso dipimpin Pj Sekda. Sekda definitf harus mampu menjalankan roda pemerintahan yang baik, terutama penataan Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena,, pada saat birokrasi dipimpin Pj Sekda, penataan ASN tidak maksimal. “Hal ini tentu tidak boleh terjadi lagi, ketika Pemkab Bondowoso sudah mempunyai Sekda definitif,” ujarnya. (zen/sit)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Trending

    Lewat ke baris perkakas